Demam Berdarah Dengue

demam berdarah dengue

Demam berdarah dengue adalah demam yang disebabkan oleh infeksi virus dengue yang ditelurkan lewat nyamuk Aedes Aegypti. Nyamuk Aedes Aegypti biasanya dapat hidup berkembang biak pada daerah yang tergenang air seperti air hujan, bak mandi, ember, talang air. Demam ini dapat menyerang anak – anak dan orang dewasa yang dapat menyebabkan pendarahan hebat sampai kematian.

Gejala Demam Berdarah Dengue

  • dimulai dengan gejala demam yang muncul 4-7 hari sejak gigitan nyamuk (masa inkubasi DBD) dan bisa berlangsung selama 10 hari.
  • suhu badan tinggi mencapai 40oC atau lebih
  • sakit kepala berat
  • nyeri pada sendi, otot, dan tulang
  • hilang nafsu makan
  • nyeri pada bagian belakang mata
  • mual dan muntah
  • pembengkakan kelenjar getah bening
  • ruam kemerahan (muncul sekitar 2-5 hari setelah demam)
  • kerusakan pada pembuluh darah dan getah bening
  • perdarahan dari hidung, gusi, atau di bawah kulit.

Selanjutnya gejala demam berdarah di atas akan diikuti oleh tanda perdarahan, seperti :

  • gusi berdarah
  • mimisan
  • timbul bintik-bintik merah pada kulit
  • muntah darah
  • buang air besar berwarna hitam

Fase Demam Berdarah

  • fase demam : muncul demam tinggi yang berlangsung selama 2-7 hari dibarengi dengan gejala lain seperti nyeri otot dan sakit kepala
  • fase kritis : setelah 1 minggu, demam akan turun. Namun, pasien DBD justru berisiko mengalami perdarahan parah di fase ini. Kondisi ini biasanya memerlukan perawatan intensif.
  • fase penyembuhan : setelah fase kritis, pasien akan mengalami demam kembali. Namun fase ini merupakan masa penyembuhan demam berdarah dengue di mana trombosit perlahan kembali naik.

Penyebab Demam Berdarah Dengue

Virus dengue yang dibawa oleh nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Virus tersebut akan masuk ke aliran darah manusia melalui gigitan nyamuk. Jenis nyamuk ini menggigit di pagi hari sampai sore menjelang petang. Virus Dengue hanya menular melalui nyamuk, dan tidak dari orang ke orang. Saat virus dengue menginfeksi nyamuk dan nyamuk menggigit manusia, maka bisa mengantarkan virus tersebut ke dalam tubuh. Aedes aegypti umumnya berukuran lebih kecil, badannya berwarna hitam pekat dengan dua garis vertikal putih di punggung dan garis-garis putih horizontal pada kaki. Ia menyukai tempat gelap dan sejuk, sehingga lebih banyak ditemukan di dalam rumah dibandingkan di luar rumah yang panas.

Pencegahan Demam Berdarah

Terdapat berbagai upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah demam berdarah yaitu :

  • anak usia 9-16 tahun seharusnya divaksinasi dengue, sebanyak 3 kali dengan jarak 6 bulan.
  • memberantas sarang nyamuk yang dilakukan dalam dua kali, pengasapan insektisida atau fogging dengan jarak 1 minggu
  • menguras tempat penampungan air, seperti bak mandi, minimal setiap 1 minggu
  • menutup rapat tempat penampungan air
  • mengatur cahaya yang cukup di dalam rumah
  • memasang kawat anti nyamuk di ventilasi rumah
  • menaburkan bubuk abate pada penampungan air yang sulit dikuras
  • menanam tumbuhan pengusir nyamuk