
Gagal ginjal akut adalah kondisi ketika ginjal berhenti berfungsi secara tiba – tiba. Kondisi ini disebabkan oleh gangguan aliran darah ke ginjal, gangguan pada ginjal, atau penyumbatan pada saluran urine.
Gejala
Gejala gagal ginjal akut bisa muncul dalam hitungan hari atau jam setelah gangguan pada ginjal terjadi. Gejalanya yaitu :
- jumlah dan frekuensi urine berkurang
- pembengkakan pada tungkai akibat penumpukan cairan
- tubuh mulai lelah
- sesak napas
- gangguan irama jantung
- nyeri atau sensasi tertekan di dada
- napas berbau tidak sedap
- muncul ruam atau gatal di kulit
- nafsu makan menurun
- demam
- mual muntah
- sakit di bagian perut dan punggung
- nyeri atau pembengkakan pada sendi
- kejang
- koma
- tremor di tangan
Faktor Risiko
Ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terserang gagal ginjal, yaitu :
- berusia 65 tahun ke atas
- sedang menjalani kemoterapi atau perawatan intensif lain
- pernah menderita gagal ginjal sebelumnya
- riwayat sakit ginjal dari keluarga
- menderita kanker atau sedang menjalani pengobatan kanker
- menderita diabetes, hipertensi, gagal jantung, penyakit liver, penyakit arteri perifer atau obesitas.
Penyumbatan pada saluran urine
Adanya sumbatan pada saluran urine, termasuk pelvis ginjal, ureter, kandung kemih, atau uretra, akan menyebabkan cairan ke ginjal. Beberapa penyakit yang dapat menyumbat saluran urine yaitu :
- batu ginjal
- tumor pada saluran kemih, ginjal, atau organ yang ada di sekitar ginjal
- pembesaran prostat
- kerusakan pada saraf kandung kemih
- efek samping operasi panggul
- trombosis pada pembuluh darah vena ginjal
Gagal ginjal akut bisa memicu beberapa komplikasi serius sebagai berikut :
- keasaman darah meningkat
- kerusakan ginjal permanen
- kematian
- penimbunan cairan pada paru-paru (edema paru)
- nyeri di bagian dada
Penyebab
Mayoritas gagal ginjal akut terjadi karena berkurangnya aliran darah ke ginjal. Berikut beberapa hal yang bisa menurunkan aliran darah ke ginjal :
- volume darah yang rendah
- jumlah darah yang dipompa jantung di bawah normal
- gangguan pada pembuluh darah
- pengaruh beberapa obat-obatan tertentu yang bisa mengganggu suplai darah ke ginjal atau bahkan mengganggu ginjal. Contohnya obat anti inflamasi non-steroid (OAINS), obat untuk hipertensi, dan antibiotik tertentu
- cairan pewarna, yang digunakan pada uji pencitraan tubuh dan sinar X.