
Kaki gajah atau filariasis merupakan pembengkakan tungkai akibat infeksi cacing jenis filaria. Cacing ini menyerang pembuluh getah bening dan ditularkan melalui nyamuk.
Penyebab dan Penularan
Ealaupun menyerang pembuluh getah bening, cacing filaria juga beredar di pembuluh darah penderita kaki gajah. Jika penderita digigit oleh nyamuk, cacing filaria dapat terbawa bersama darah dan masuk ke dalam tubuh nyamuk. Beberapa jenis namuk penyebar cacing filaria adalah nyamuk jenis Cule, Aedes, Anopheles, dan Mansonia.
Gejala
Gejala utama pada kaki gajah adalah pembengkakan pada tungkai. Selain pembengkakan di tungkai bisa juga terjadi di bagian tubuh lainnya, seperti lengan, kelamin, dan dada.
Menghindari faktor pemicu kaki gajah :
- hindari gigitan nyamuk dengan menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal
- kenakanlah pakaian yang tertutup ketika melakukan aktivitas pada daerah endemik atau luar ruangan yang berisiko terpapar gigitan nyamuk
- rajin mengoleskan lotion nyamuk ketika memiliki kegiatan di luar ruangan
- menggunakan kelambu saat tidur juga dapat menghindarkan gigitan nyamuk
- membersihkan genangan air atau pot-pot yang berpotensi menjadi sarang nyamuk agar terhindar dari penyakit kaki gajah
Komplikasinya
Tanpa perawatan medis yang tepat dan cepat, penyakit ini bisa menimbulkan sederet masalah lainnya. Berikut komplikasi yang bisa disebabkan oleh filariasis :
- Cacat atau disabilitas
Komplikasi yang paling umum dari kaki gajah adalah ketidakmampuan untuk melakukan aktivitas, seperti biasanya karena pembengkakan yang ekstrem. Contohnya rasa sakit dan bengkak ini akan membuat pengidapnya sulit melakukan pekerjaan sehari-hari.
- Infeksi sekunder
Seperti jamur dan bakteri juga sering dialami pengidap kaki gajah karena kerusakan pada sistem getah bening
- Depresi
Filariasis dapat menyebabkan pengidapnya khawatir akan penampilan mereka. Hal inilah yang bisa meningkatkan kecemasan dan depresi dalam hidupnya.
Bila filariasis sudah menimbulkan pembengkakan tungkai dan kaki, ukurannya tidak dapat kembali seperti semula. Namun ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menjaga kebersihan kaki yang bengkak, antara lain :
- Istirahatkan tungkai dan selalu jaga posisi tungkai lebih tinggi, saat duduk atau berbaring
- Gunakan stocking kompres, sesuai anjuran dokter
- bersihkan bagian tungkai yang bengkak dengan air dan sabun setiap hari
- jika mengalami luka, segera bersihkan luka dengan antiseptik
- gerakkan tungkai melalui olahraga ringan untuk menjaga kelancaran aliran getah bening di bagian yang bengkak