
Campak merupakan munculnya ruam kemerahan di seluruh tubuh akibat infeksi virus, yang bisa menular dan dapat menyebabkan komplikasi serius, terutama pada bayi dan anak-anak. Campak disebabkan oleh virus yang menular melalui percikan air liur yang dikeluarkan penderita saat batuk atau bersin. Penularan juga bisa terjadi bila seseorang menyentuh hidung atau mulut, setelah memegang benda yang terpercik air liur penderita.
Gejala
- batuk
- menyerupai gejala pilek seperti batuk kering, hidung beringus, dan sakit tenggorokan
- demam tinggi,
- sering muncul bercak keputihan di mulut
- diikuti timbulnya ruam kemerahan di wajah, dan bisa menyebar ke hampir seluruh bagian tubuh
- mata merah dan sensitif terhadap cahaya
- lemas dan letih
- sakit dan nyeri
- tidak bersemangat dan kehilangan selera makan
- diare atau/dan muntah-muntah
- bercak kecil berwarna putih keabu-abuan di mulut dan tenggorokan
- ruam kemerahan yang cukup khas dapat timbul sekitar 3-5 hari setelah gejala lainnya. Biasanya dimulai dari wajah dan leher bagian atas. Dalam periode waktu beberapa hari setelahnya, ruam kemerahan juga timbul pada bagian tubuh lainnya sperti badan, punggung, tangan, dan kaki. Ruam ini umumnya bertahan selama beberapa hari, lalu mulai menghilang sesuai dengan urutan timbul
- terkadang, ruam kemerahan dapat disertai dengan keluhan gatal
Secara umum, gejala yang dialami oleh penderita dapat berlangsung selama 4-7 hari, sebelum akhirnya mereda.
Komplikasi
Penyakit ini bisa menyebabkan kondisi serius, seperti radang telinga, paru – paru basah, dan infeksi atau radang otak. Sedangkan pada ibu hamil, bisa menyebabkan kelahiran prematur hingga keguguran.
Campak disebabkan oleh virus jenis paramyxovirus yang menular melalui saluran pernapasan dan termasuk penyakit sangat menular. Bahkan dikatakan bahwa 90% pasien yang belum mendapatkan vaksinasi campak dapat tertular bila mereka berada dalam jarak dekat dengan orang yang terinfeksi. Penyakit ini juga dapat menular apabila seseorang menghirup atau mengalami kontak langsung dengan cairan yang terinfeksi virus, seperti droplet yang tersebat di udara saat penderita campak batuk atau bersin.
Pencegahan
Campak bisa dicegah dengan pemberian vaksin campak dan dilanjutkan dengan vaksin gabungan untuk campak, gondongan, dan rubella (vaksin MMR).