Malaria

Merupakn infeksi menular yang menyebar melalui gigitan nyamuk. Jika tidak ditangani, penyakit ini bisa berakibat fatal dari menyebabkan anemia berat, gagal ginjal, hingga kematian.

Penyebab Malaria

Seseorang dapat terkena malaria setelah digigit nyamuk yang terdapat malaria di dalam tubuh nyamuk. Gigitan nyamuk tersebut menyebabkan parasit masuk ke dalam tubuh manusa. Parasit ini menetap di organ hati, dimana parasit dapat tumbuh dan berkembang biak sebelum menyerang sel darah merah. Parasit malaria ini bernama Plasmodium. Plasmodium disebarkan oleh gigitan nyamuk Anopheles betina.

Gejala Malaria

Gejala malaria akan muncul 10-15 hari setelah gigitan nyamuk. Tetapi pada beberapa kasus, gejala baru yang timbul setelah beberapa bulan terkena parasit penyebab malaria dapat bertahan dalam keadaan tidak aktif di dalam tubuh.

Gejala yang dirasakan penderita malaria antara lain :

  • demam
  • menggigil
  • sakit kepala
  • berkeringat banyak
  • lemas
  • pegal linu
  • anemia
  • mual atau muntah
  • nyeri perut
  • diare dan BAB berdarah

Gejala malaria umumnya dapat menjadi semakin parah dan bisa menimbulkan komplikasi bila terjadi pada :

  • balita
  • lansia
  • ibu hamil dan janin yang dikandungnya

Jenis Malaria

Ada banyak jenis malaria yang dibedakan menurut jenis parasit Plasmodium yang menginfeksi. Tetapi hanya lima jenis Plasmodium yang menginfeksi manusia, antara lain :

  • Malaria falciparum
  • Malaria vivax
  • Malaria ovale
  • Malaria malariae
  • Malaria knowlesi