Neuropati

Merupakan gejala gangguan atau penyakit pada saraf di tubuh.

Gejala Neuropati

Gejala neuropati berbeda-beda, tergantung pada jenis, jumlah, dan area saraf yang terganggu. Terdapat beberapa jenis neuropati yaitu mononeuropati (gangguan pada satu saraf), mononeuritis multiple (gangguan pada dua saraf atau lebih di area yang berbeda, dan polineuropati (gangguan pada banyak saraf). Berikut adalah gejala neuropati yang muncul :

  • Gejala sensorik

Gejala neuropati yang muncul pada saraf sensorik meliputi : kesemutan

  1. mati rasa, terutama pada tangan dan kaki
  2. hilangnya refleks tubuh
  3. hilangnya kemampuan koordinasi tubuh
  4. rasa seperti sedang memakai kaus kaki atau sarung tangan
  5. merasakan sensasi terbakar
  6. perubahan pada sensor perasa, seperti rasa sakit parah yang dirasakan
  • Gejala motorik

Gejala motorik terdiri dari :

  1. otot terasa lemas
  2. otot berkedut
  3. kram otot
  4. spasme atau otot yang tegang
  5. sulit berjalan atau menggerakan tangan atau kaki
  6. hilangnya kendali pada otot
  7. tidak mampu menggerakkan bagian tubuh tertentu

Penyebab Neuropati

Penyebab neuropati berbeda-beda, tergantung jenis neuropati dan lokasi saraf yang terganggu. Berikut penjelasannya :

  • Neuropati perifer

Merupakan kondisi yang terjadi akibat gangguan atau kerusakan pada sarag di luar otak dan saraf tulang belakang. Ada beberapa kondisi yang menyebabkan neuropati perifer adalah :

  1. Diabetes
  2. Cedera atau tekanan pada saraf akibat jatuh
  3. Kekurangan vitamin B1, vitamin B3, vitamin B6, vitamin B12, dan vitamin E
  4. Penyakit autoimun
  5. Infeksi virus dan bakteri
  6. Tumor atau kanker
  • Neuropati Kranial

Terjadi karena adanya gangguan atau kerusakan pada salah satu dari 12 saraf kranil, yaitu saraf dekat dengan otak dan berada di bagian kepala. Berikut merupakan penyebab dari neuropati kranial :

  1. Peningkatan tekanan di dalam otak
  2. Infeksi
  3. Kanker
  4. Bawaan lahir
  5. Gangguan pembuluh darah
  6. Penyakit autoimun