Sayuran bergizi ini sering digunakan dalam salad maupun sebagai taburan masakan. Sebagai alternatif, Anda juga bisa mencampurkan daun dan batang seledri ke dalam minuman untuk mendapatkan manfaatnya. Jus seledri memiliki nilai gizi yang mirip dengan sayuran utuh. Serta memiliki antioksidan kuat, serat makanan, kalium, dan vitamin esensial A, C, dan K, dan asam folat. Berikut ini ulasan mengenai manfaat jus seledri yang perlu Anda ketahui.
Apa itu jus seledri?

Seledri (Apium gravolens L) merupakan tanaman dari famili Apiaceae. Tanaman ini memiliki senyawa fenolik dan antioksidannya. Jus seledri mentah segar sarat dengan nutrisi dan senyawa biokimia serupa. Ini adalah minuman penghidrasi hijau yang bagus untuk memuaskan dahaga Anda atau meningkatkan pencernaan Anda. Rasa alami jus seledri bisa halus atau herbal, tetapi Anda bisa memperbaikinya dengan menambahkan buah jeruk. Raih semua manfaat jus seledri dengan meminumnya di pagi hari. Jus seledri mengandung serat, potasium, vitamin C, A, K, asam folat, dan lebih dari selusin antioksidan lainnya. Ini mengandung kalori yang jauh lebih sedikit daripada jus hijau lainnya.
Manfaat Jus Seledri Untuk Kesehatan
1. Membantu meringankan sembelit
Jus seledri dapat mengobati banyak gangguan pencernaan karena banyaknya serat yang ada. Serat makanan sangat penting untuk menjaga sistem pencernaan tetap berjalan. Ini membantu dalam gerakan usus bebas, sehingga mencegah sembelit.
2. Menjaga kesehatan kardiovaskular
Daun seledri mengandung flavonoid seperti apigenin, yang merupakan antioksidan kuat. Senyawa fenolik ini mempengaruhi metabolisme dan akumulasi lemak. Menurunkan kolesterol menjaga tekanan darah tinggi, aterosklerosis, dan penyakit kardiovaskular lainnya.
3. Memiliki sifat anti-inflamasi
Peradangan dapat disebabkan oleh banyak faktor seperti stres kimia dan fisik, alergi (hipersensitivitas), infeksi, dan pola makan yang buruk. Paling sering, peradangan adalah hasil dari kekebalan yang melemah. Dengan kata lain, peradangan juga bisa terjadi ketika tubuh Anda terlalu lemah untuk melindungi diri dari gangguan apapun.
Memasukkan makanan anti-inflamasi dan rendah pati dalam diet Anda dapat sangat membantu. Jus seledri adalah anti-inflamasi. Ini dapat membantu mengurangi keparahan penyakit inflamasi akut dan kronis seperti osteoarthritis, rheumatoid arthritis, bronkitis, asma, lupus, asam urat, penyakit Crohn, usus bocor, dll. Aktivitas ini berkaitan dengan bahan aktif apigenin, apiin, dan luteolin dalam jus seledri.
4. Mengurangi kerusakan dan penyakit hati
Daun dan batang seledri memiliki efek antioksidan dan antiinflamasi pada hati. Polifenol menghilangkan akumulasi racun dan radikal bebas dalam tubuh Anda. Mereka meningkatkan aktivitas enzim antioksidan seperti glutathione reduktase, superoksida dismutase, katalase, dll di sistem Anda. Hal ini menyebabkan berkurangnya peroksidasi lipid dan akumulasinya di hati. Masalah seperti penyakit hati berlemak nonalkohol (NAFLD), sirosis, dan kanker hati semuanya dapat dikelola dengan baik.
5. Meningkatkan kualitas tidur dan kesehatan otak
Apigenin dalam daun seledri menunjukkan sifat anti-inflamasi dan neuroprotektif yang kuat. Menambahkan seledri ke smoothie sarapan Anda tidak hanya memberikan tekstur yang bagus, tetapi juga memberikan tendangan yang kuat. Meningkatkan memori dengan memperlambat kematian sel saraf.
Antioksidan dan ion mineral melindungi sel-sel otak dari stres kimia dan patogen. Dengan demikian, jus seledri dapat menjadi pilihan yang baik untuk mengelola penyakit Alzheimer, kehilangan memori (demensia), dan gangguan neurodegeneratif.
6. Diuretik dan menjaga kesehatan ginjal
Jus seledri mengandung dua mineral penting yaitu natrium dan kalium. Mineral ini berperan sebagai pengatur cairan tubuh. Dengan demikian, jus ini sebagai diuretik yang sangat baik. Ini memfasilitasi produksi urin dan mencegah infeksi saluran kemih atau masalah ginjal. Ekstrak daun seledri dapat mengembalikan mineral dan air yang hilang dalam urin. Jus seledri dapat membuang timbunan kalsium yang tidak diinginkan dalam tubuh melalui urin. Proses ini mencegah batu ginjal, batu empedu, aterosklerosis, dll.
Leave a Reply