Ginjal adalah organ yang memainkan banyak peran penting dalam kesehatan Anda. Mereka membantu menyaring darah, membuang limbah, menghasilkan hormon, menjaga tulang agar kuat, mengatur keseimbangan cairan, dan mengatur tekanan darah. Sayangnya, ginjal bisa menjadi rusak dan menjadi kurang efisien seiring waktu. Berbagai faktor dan kondisi kesehatan, termasuk diabetes, dapat meningkatkan risiko penyakit ginjal. Kadar gula darah tinggi yang berkepanjangan dapat merusak pembuluh darah, termasuk pembuluh darah di ginjal. Akibatnya, sekitar 1 dari 3 orang dewasa dengan diabetes juga memiliki penyakit ginjal. Orang dengan penyakit ginjal dan diabetes harus memantau asupan gula dan mineral natrium, kalium, dan fosfor. Secara umum, penderita penyakit ginjal sebaiknya mengonsumsi tidak lebih dari 2.300 mg sodium. Mereka juga harus memantau asupan kalium dan fosfor mereka. Kebutuhan nutrisi penderita penyakit ginjal berbeda-beda, tergantung tingkat keparahan penyakitnya. Berikut adalah makanan yang harus dihindari jika memiliki penyakit ginjal dan diabetes.

1. Daging olahan
Daging olahan dibuat dengan cara mengeringkan, mengasinkan, mengawetkan, atau mengasapi daging untuk meningkatkan rasa, tekstur, dan umur simpannya. Seperti sosis dan dendeng adalah beberapa jenis daging olahan yang umum. Karena daging olahan biasanya diasinkan, kandungan natriumnya tinggi. Makanan kaya natrium tidak ideal untuk penderita penyakit ginjal dan diabetes karena kelebihan natrium dapat memberikan tekanan yang signifikan pada ginjal. Sehingga dapat meningkatkan tekanan darah dan menyebabkan cairan menumpuk di tempat-tempat seperti pergelangan kaki dan di sekitar jantung dan paru-paru.
2. Minuman ringan berwarna gelap
Minuman ringan, terutama yang berwarna lebih gelap, tidak ideal untuk penderita penyakit ginjal dan diabetes. Karena minuman berkarbonasi gelap mengandung fosfor, yang digunakan untuk mencegah perubahan warna, memperpanjang umur simpan, dan menambah rasa. Kebanyakan soda hitam mengandung 90-180 mg fosfor per 12 ons (355 ml) porsi.
Meskipun ini mungkin tidak tampak banyak dibandingkan dengan jumlah maksimum harian Anda, minuman ringan mengandung jenis fosfor yang berbeda dari yang ditemukan secara alami dalam makanan. Itu tidak terikat pada protein tetapi muncul sebagai garam, yang berarti lebih mudah diserap ke dalam darah. Ginjal yang sehat dapat dengan mudah menghilangkan kelebihan fosfor dari darah, tetapi ini tidak terjadi ketika Anda memiliki penyakit ginjal.
Tingginya kadar fosfor dalam darah dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, melemahkan tulang, dan meningkatkan risiko kematian dini. Minuman ringan dan minuman manis lainnya juga mengandung banyak gula tambahan. Ini tidak ideal untuk penderita diabetes, karena tubuh mereka tidak dapat mengatur kadar gula darah dengan baik. Kadar gula darah tinggi dalam jangka waktu lama dapat merusak saraf, meningkatkan kerusakan ginjal, dan meningkatkan risiko penyakit jantung. Alih-alih soda, pilihlah minuman yang rendah gula dan fosfor, seperti air putih, teh tanpa pemanis, atau air soda berisi irisan buah atau sayuran.
3. Buah tinggi kalium
Secara umum, buahnya sehat dan kaya akan vitamin dan mineral. Namun, orang dengan penyakit ginjal dan diabetes mungkin perlu membatasi asupan buah-buahan tertentu, terutama yang tinggi gula dan potasium. Jika Anda memiliki penyakit ginjal, tubuh tidak akan dapat mengeluarkan kalium dengan benar, yang dapat menyebabkan peningkatan kadar kalium dalam darah Anda, yang juga dikenal sebagai hiperkalemia. Jika tidak diobati, kondisi ini dapat menyebabkan kelelahan, kelemahan otot, masalah jantung, dan bahkan kematian.
Buah-buahan yang tinggi potasium termasuk pisang, alpukat, aprikot, kiwi, dan jeruk. Misalnya, alpukat standar (201 gram) mengandung 975 mg kalium, lebih dari dua kali lipat kandungan kalium pisang ukuran sedang (118 gram) dan hampir setengah dari asupan kalium harian yang direkomendasikan untuk penderita penyakit ginjal. Kebutuhan dan batas kalium setiap orang berbeda.
Baca juga : Buah Buat Penurun Diabetes
4. Buah kering
Buah kering dibuat dengan menghilangkan air dari buah melalui berbagai proses. Ini menghasilkan buah-buahan kecil dan padat yang kaya akan energi dan nutrisi. Buah kering tidak ideal untuk penderita penyakit ginjal dan diabetes karena tinggi gula dan mineral seperti potasium. Buah-buahan kering juga tinggi gula yang cepat dicerna, yang tidak ideal jika Anda menderita diabetes.
5. Makanan kaleng dan cepat saji
Makanan kemasan, makanan cepat saji, cenderung tinggi sodium, yang merupakan salah satu alasan mengapa makanan tersebut tidak ideal untuk penderita penyakit ginjal dan diabetes. Beberapa contoh makanan tersebut adalah mie instan, pizza beku, makanan kaleng beku, dan jenis makanan lain yang bisa dimasak di microwave.
6. Jus buah
Hindari jus buah dan minuman manis lainnya jika Anda memiliki penyakit ginjal dan diabetes. Minuman ini cenderung tinggi gula tambahan, yang dapat menyebabkan kenaikan gula darah yang cepat. Sehingga mengkhawatirkan karena diabetes memengaruhi kemampuan tubuh untuk menyerap gula dengan baik, dan kadar gula darah tinggi yang berkepanjangan dapat menyebabkan berbagai komplikasi kesehatan.
Leave a Reply